Tuesday, 29 December 2015

AC Chiller

AC Chiller adalah: Pendingin udara secara tidak langsung, dimana peralatan terlebih dahulu mendinginkan air, kemudian air yang telah di dinginkan akan mendinginkan edara di dalam ruangan.

Jadi AC Chiller terbagi atas dua(2) bagian utama yaitu:
1.  Peralatan untuk mendinginkan Air
2.  Peralatan untuk mendinginkan Udara

#. Peralatan untuk mendinginkan air
Bagian pendingin air disebut unit Chiller.
tempratur air akan diturunkan dari sekitar 28°C menjadi 5°C-9°C. dan unit chiller sekaligus menjadi tempat pembuangan panas,  sebagai akibat  dari turunnya temperatur air.
Unit Chiller terdiri atas 5 bagian utama:
- Evaporator / Cooler
Tempat gas refrigerant (freon)
menyerap panas dari air, sehingga
temperatur air
turun menjadi 5C – 9C.
- Kondenser
Tempat gas refrigerant (freon)
membuang panas ”langsung” ke
udara, atau ke air
Yang dialirkan terus menerus ke
Kondenser. Dalam tahap ini, freon
berubah
wujud dari gas menjadi cair.
- Kompressor
Alat untuk memompa
(Discharge) dan menghisap
(Suction) gas refrigerant,
supaya dapat mengalir melalui
pipa refrigerant, dengan tekanan
tinggi di sisi
Discharge dan tekanan rendah
di sisi Suction
- Pipa Refrigerant dan
Expansion Valve
Pipa refrigerant adalah tempat
mengalirnya gas refrigerant (freon)
yang
bersirkulasi dalam tahap wujud
gas atau wujud cair, sesuai dengan
fungsinya saat
menyerap panas ataupun
melepaskan panas.
      Expansion Valve adalah tempat
merubah wujud freon dari cair
menjadi gas.
- Listrik untuk kontrol/sensor
dan daya
Listrik untuk kontrol/sensor
adalah untuk mengendalikan
operasional peralatan Unit
Chiller. Mulai dari
menghidupkan/mematikan
unit, mengendalikan
pencapaian temperatur air,
dan proteksi bila terjadi
gangguan. Sedangkan listrik
untuk daya adalah untuk
tenaga penggerak
kompressor.
Dan bila dilihat lebih lanjut dari segi
pembuangan panasnya, Unit Chiller
terbagi atas 2 tipe, yaitu:
1.Pendinginan dengan udara / air
cooled: bila pembuangan panasnya
”langsung” ke udara bebas. Gambar di
bawah, menunjukkan Unit Chiller , tipe
pendinginan dengan udara.
-  Bagian berbentuk tabung
dengan warna hitam dan
dalam posisi horizontal,
adalah Evaporator Cooler.
Warnanya hitam karena,
Evaporator tersebut dilapisi
dengan isolasi.
-  Bagian berbentuk
lempengan dengan warna
mendekati hitam dan posisi
miring, adalah
Kondenser.
-  Bagian berwarna hijau,
terletak di belakang
Evaporator, adalah
Kompresor.
-  Pipa berwarna coklat
adalah pipa refrigerant tanpa
isolasi. Dan pipa yang
berwarna hitam adalah pipa
refrigerant yang dilapisi
isolasi.
-  Bagian berbentuk kotak,
adalah panel listrik untuk
kontrol/sensor dan daya.
2.Pendinginan dengan air / water
cooled: bila pembuangan panasnya ke
air yang dialirkan secara sirkulasi
tertutup, dari menara pendingin/
Cooling Tower. Gambar di bawah,
menunjukkan Unit Chiller, tipe
pendinginan dengan air.
Bagian tabung berwarna hijau
dalam posisi horizontal
adalah
Kondenser. Sedangkan
tabung berwarna hitam
(karena dilapisi isolasi)
adalah Evaporator.
Kompresornya berwarna hijau
berbentuk kapsul, terletak di
bagian atas. Pipa refrigerant
yang tidak berlapis isolasi,
adalah berwarna coklat. Dan
yang berlapis isolasi, tampak
berwarna hitam. Expansion
Valve terletak di ujung
sebelah kanan, sebagai
tempat terhubungnya pipa
tidak ber-isolasi dengan pipa
hitam ber-isolasi. Bagian
yang berbentuk kotak, adalah
panel listrik.
B.Peralatan untuk mendinginkan udara
di dalam ruangan
Peralatan untuk mendinginkan udara di
dalam ruang, disebut Air Handling Unit
(AHU) bila pemasangannya di lantai,
dan umumnya memiliki kapasitas
pendinginan yang besar. Gambar
dibawah ini, menunjukkan salah satu
dari bentuk AHU.
Peralatan untuk mendinginkan udara di
dalam ruang, yang pemasangannya
digantungkan pada langit-langit
(ceiling), dan umumnya hanya memiliki
kapasitas pendinginan kecil, disebut
Fan Coil Unit (FCU) . Gambar di bawah
ini menunjukkan salah satu dari
bentuk FCU.
C.Aplikasi
Dengan gambar di bawah sebagai
contoh, maka penjelasan aplikasinya
sebagai berikut: Sejumlah air dengan
sirkulasi pemipaan tertutup, mengalir
dari Outlet AHU1, AHU2, dan AHU3 ke
suction pompa, kemudian dari
discharge pompa menuju Inlet
Evaporator. Dan dari Outlet Evaporator
kembali menuju Inlet AHU1, AHU2, dan
AHU3. Air mengalami penurunan
temperatur/pendinginan di Evaporator,
sampai tercapai temperatur yang
diinginkan (setting point), yang dapat
ditentukan range-nya dari 5C hingga
9C.
Masing-masing AHU mendinginkan
udara di ruang lantai 1, 2 dan 3. Bila
ada ruangan yang telah mencapai
temperatur ruang , maka air tidak
mengalir lagi ke Inlet AHU , tetapi
langsung ke Outlet AHU , kemudian
kembali ke Evaporator melalui pompa.
Dengan demikian, kerja kompresor
disesuaikan dengan kebutuhan
pendinginan udara tiap ruangan .
Dengan kata lain, AC Chiller adalah AC
Central yang bekerja secara tersendiri
untuk tiap ruang.
Di Evaporator terjadi pendinginan
sejumlah air yang bersirkulasi, maka
berarti terjadi penyerapan panas yang
besar oleh gas refrigerant (freon). Dan
gas refrigerant perlu didinginkan
kembali, dengan ”dipadatkan” terlebih
dahulu di kompresor. Seperti tampak
pada gambar, pendinginan gas
refrigerant terjadi karena air yang
dialirkan oleh pompa ke kondenser.
Kemudian panas yang telah berpindah
ke air akan ”dibuang” di Cooling
Tower, sehingga temperatur air turun
kembali sesuai suhu lingkungan.
Dengan demikian, proses
pembuangan panas ke air dapat terjadi
kembali dengan terus menerus.

Ditulis Oleh : Unknown // 04:58
Kategori:

0 comments:

Post a Comment

 

Blogger news

Blogroll

Powered by Blogger.